Jumat, 04 Mei 2012

Premanisme....?

Pertanyaan yang sering kali saya ajukan adalah, ada apa dengan bangsa ini sehingga tindak pidana dan tindakan anarkhis semakin menggila yang tidak hanya dilakukan oleh orang-orang yang sudah dewasa akan tetapi juga dilakukan oleh anak-anak kita yang tidak selayaknya dilakukan seperti anak-anak yang masih berstatus pelajar SMP? Demikian juga yang senantiasa berulang-ulang adalah tindakan semena-mena dari seorang aparat penegak hukum dan aparat pemerintah (premanisme), seperti beberapa hari lalu yang ditunjukkan oleh koboi Palmerah (Tentara) yang dengan senjata di tangan menganiaya seorang pengendara motor yang tentu saja dengan alasan apa pun tidak bisa di benarkan apalagi kemudian sampai meletuskan senjata hingga dua kali.
Pada bagian lain tulisan saya di blog ini saya sudah nyatakan bahwa, pendidikan formal demikian juga pendidikan kultur telah gagal memanusiakan bangsa ini. Kegagalan terbukti dengan hasil yang bukannya menjadi bangsa ini semakin manusiawi dengan nilai-nilai pendidikan dan kulturnya akan tetapi justru membuat anak-anak bangsa ini semakin anarkhis dan berprilaku binatang yang tidak pernah lagi menghargai saudara-saudaranya sesama manusia.
Untuk itu bagi saya tiada lain kita perlu rembuk nasional seperti layaknya "MUSREMBANG" agar kita bisa menemukan akar-akar masalah dan solusi yang bisa kita tawarkan untuk membangun kembali karakter anak-anak bangsa yang lebih baik. Bukan saatnya lagi segenap aparat pemerintah demikian juga aparat penegak hukum untuk membiarkan hal ini sekedar sebagai gejolak biasa yang terjadi dimana-mana. Kita harus mencermati hal ini sebagai bahaya besar yang mengancam keselamatan bangsa dan  negara. Ayo mari kita perbaiki watak dan karakter anak-anak bangsa...? (Mks. 5/5.12 10.20).#