Kamis, 19 Juli 2012

PERBEDAAN HARI PERTAMA PUASA

Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya penganut "agama Islam", bahkan di nyatakan sebagai penduduk negara yang terbesar muslimnya. Hanya saja, meskipun Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam akan tetapi fungsionalisasi nilai-nilai ajaran Islam masih sangat minim dan menyedihkan. Sungguh ironis...?
Setiap saat kita masih menyaksikan banyaknya konflik atau benturan antara penganut ajaran Islam, koq bisa ya...? Konflik yang terkadang nyawa yang menjadi taruhannya. Konflik yang bahkan terkadang telah menafikan keberadaan Pemerintah, sehingga kuasa pemerintah terkadang diambil alih yang celakanya aparat pemerintah (aparat penegak hukum) tidak dapat berbuat maksimal bahkan membiarkan suatau tindakan main hakim sendiri terjadi di depan matanya (state violance).
Demikian juga dengan perbedaan hari pertama puasa ( 1 ramadhan) dan perbedaan akhir ramadhan (hari raya idul fitri) meskipun semua aliran yang berbeda tersebut memiliki dasar syar'i yang kuat akan tetapi yang tidak bisa dipungkiri adalah akibat dari perbedaan tersebut. Paling tidak perbedaan tersebut dengan kasak mata telah menunjukkan "tidak adanya wujud persatuan dan kesatuan di kalangan ummat Islam". Akibatnya kekuatan dan potensi besar yang dimiliki umat Islam (dan ajaran Islam) tidak dapat difungsikan secara maksimal.
Mengapa kita tidak berfikir demi persatuan dan kesatuan bahwa, jika kedua aliran perbedaan tersebut sama dasar syar'i dan kebenarannya, maka kita memilih satu hari yang sama demi persatuan dan kesatuan umat Islam, kan lebih elok dan cantik tuch....? Bukan tetap kukuh dan bepegang pada keputusan dan organisasi masing-masing yang cenderung hanya  diri dan kelompoknya yang memiliki otoritas keberan sehingga hanya dia juga yang berhak masuk sorga dan yang lainnya harus sabar masuk negara, wouhhh ampunkan segalah salah dan dosa hambamu ya Allah... amin...! (mks jumat, 20/7/2012, 11.00 wita).